by Mimbar
Dakwah Islam on Tuesday, 26 October 2010 at 11:11
Ada rasa yg hilang ketika kusadar bahwa
engkau telah pergi jauh
Meninggalkan kenangan dalam keabadian
Mengukir cinta di hati penuh kerinduan
Menyapa sukma dalam kelamnya malam
Ah... begitu cepat dia pergi
Sementara aku masih menginginkan kau dekat denganku
Membimbingku disaat aku tersesat dalam langkahku
Abi....
Tak bisa lagi kudengar suara lantuman Alqur'an dr bibir kecilmu
Tak bisa lagi kurasakan senyum ketulusanmu
Tak bisa lagi kusentuh tanganmu sekedar untuk menciummu
Tak ada lagi nasehatmu untukku tentang iman dan kecintaan
Tak ada lagi.....
Abi....
Mengapa disaat - saat terakhirmu, engkau tak menungguku
Bahkan untuk memandang wajahmu tuk yg terakhir kali
Aku tak bisa, mengapa aku tak bisa abah..
Mengapa engkau tak menungguku untuk sekedar meminta maaf padamu
Meninggalkan kenangan dalam keabadian
Mengukir cinta di hati penuh kerinduan
Menyapa sukma dalam kelamnya malam
Ah... begitu cepat dia pergi
Sementara aku masih menginginkan kau dekat denganku
Membimbingku disaat aku tersesat dalam langkahku
Abi....
Tak bisa lagi kudengar suara lantuman Alqur'an dr bibir kecilmu
Tak bisa lagi kurasakan senyum ketulusanmu
Tak bisa lagi kusentuh tanganmu sekedar untuk menciummu
Tak ada lagi nasehatmu untukku tentang iman dan kecintaan
Tak ada lagi.....
Abi....
Mengapa disaat - saat terakhirmu, engkau tak menungguku
Bahkan untuk memandang wajahmu tuk yg terakhir kali
Aku tak bisa, mengapa aku tak bisa abah..
Mengapa engkau tak menungguku untuk sekedar meminta maaf padamu













