Sabtu, 17 Maret 2012

Harga 1 jam Ayah

 "Everyone wants to be understood
but, is anyone trying to understand?"
-I not Stupid too-



Dad, can I talk to you?

Assalamu'alaikuuum.
Kemarin ane dapat info dari sepupu, ada film bagus tentang pendidikan.
Yep, judulnya "I not Stupid too" atau "I not Stupid 2"

Lho? Kok 2? Beraarti ada yang 1 dong?"

 Jelas. :)
Film ini adalah film lanjutan dari "I not Stupid" yang dirilis pada tahun 2002. Tapi, bisa dikatakan bukan lanjutan juga sih. Karena walaupun pemerannya sama, tapi namanya berbeda. hehe.







Bentar, bentar gan,
I not stupid? Perasaan ada yang aneh..
Bukannya "I'm not Stupid" ya?

Heheeeee, memang sih terdengar aneh. Soalnya film ini dari Singapura gan!
Jadi bahasa inggrisnya ala Singapura gitu. Hehee..
Film ini disutradarai oleh Jack Neo dan dirilis pada tahun 2006.

"Seperti biasanya, kami  memilih diam mendengaran ocehan Mama.. Karena ia takkan sempat mendengar kata-kata kami.", kata Jerry.

Mungkin inilah sebagian permasalahan yang ada dalam film ini.

Film ini berkisah tentang sebuah keluarga kaya di Singapura. Tokoh utamanya adalah Tom dan Jerry
(Waduuh? udah kaya film kartun aja nih. Hehee)
"Apa kau benar-benar yakin aku hamil?"
Mereka adalah kakak beradik. Jerry (diperankan oleh Ashley Leon) adalah anak SD yang masih poloooooooos sekali. Karena tingkahnya yang begitu polos, penonton seringkali dibuatnya kram perut (ketawa maksudnya. hehee)

Menurut ane, yang paling lucu adalah ketika Jerry mengira bahwa teman perempuannya (aku lupa namanya =n=a) benar-benar hamil karna perbuatannya. Mereka berdua bahkan sempat datang ke dokter kandungan untuk memeriksakannya. wkwkkwkw XD

Haaah? Ada cerita hamil segala gan?!





Hahaa. Terkesan vulgar ya? Nggak kok, itu cuma kesalahpahaman anak SD yang tidak tahu apa-apa. hehe
Pokoknya masih aman laah :D

Lanjut deh! Kakak Jerry yang bernama Tom (diperankan oleh Shawn Lee), adalah seorang siswa SMA berumur 15 tahun. Ia sangat berbakat dalam bidang blogging. Ia bahkan sempat menjuarai lomba blog hingga diberi penghargaan oleh sekolahnya.

Namun, masalah dari kedua anak ini adalah orang tua mereka yang super duper sibuk sekali kuadrat!! (Lebay =,=a) . Mereka juga jarang sekali (bahkan tidak pernah) mendapatkan apresiasi dari kedua orang tuanya. Mereka selalu menganggap anak yang dapat dibanggakan adalah anak yang selalu belajar (dalam bidang akademik) dan punya nilai yang bagus. Kedua anak ini sebenarnya cerdas dan baik. Hanya saja, dalam bidang akademik mereka tidak terlalu menonjol. Padahal, Jerry terpilih menjadi ketua dalam pementasan drama di sekolahnya. Tom juga berbakat dalam hal bloggingnya. Tapi menurut orang tua mereka, semua itu tidak cukup untuk dibanggakan.


Chengcai (kiri) dan Tom (kanan) yang mendapat hukuman
Permasalahan dimulai. Tom sempat terlibat perkelahian di sekolahnya. Karena perkelahian ini melibatkan seorang guru, maka hukumannya sangat berat. Bahkan sahabat dekat Tom yang bernama Chengcai (diperankan oleh Joshua Ang), harus dikeluarkan dari sekolah. Tom tidak sampai dikeluarkan, hanya saja ia harus dihukum pecut di depan seluruh teman sekolahnya.

Dipecut??! Itu hukuman sekolah?

 Yep, disinilah masalah semakin rumit. Banyak orang yang menentangnya. Hal ini dianggap sebagai pelanggaran hak asasi anak. Sampai-sampai masalah ini disiarkan oleh beberapa koran dan stasiun televisi di Singapura. (waaah, serius banget ya, sepertinya. o.O). Saking frustasinya, Tom bahkan sempat bergabung dalam sebuah geng brandalandi kotanya. Tapi ternyata, para annggota geng itu malah lebih menghargai dan memberinya perhatian darpada orang tuanya sendiri. Nha lho?!


Saking sibuknya orang tua kakak beradik ini, Jerry bahkan tidak punya kesempatan untuk menanyakan kepada ayah dan ibunya, apakah mereka bisa datang dalam acara pentas seninya. Suatu saat ayahnya pernah berkata bahwa waktunya sangat berharga. Satu jamnya bisa bernilai 500 dollar Singapura. Karena perkataan ayahnya itu, Jarry harus menabung untuk mengumpulkan uang.Ia bahkan rela menjual kartu Pokemon kesayangannya untuk mendapat uang lebih banyak. Tujuannya hanya satu : menginginkan ayah dan ibunya hadir dalam acara pentas seninya.

Orang tua super sibuk
Hari semakin dekat dengan acara pentas.Jerry sempat putus asa untuk mendapatkan uang. Sampai akhirnya ia nekat untuk mencuri uang di kantin sekolahnya. Perbuatannya terekam oleh kamera, hingga pihak sekolah melaporkan kejadian ini pada orang tuanya. Mereka sangat marah. Ayah Jerry bahkan tega untuk menyabeti tangan Jerry dengan tongkat kecil. Jerry pun menangis, hingga akhirnya ia berkata, "Aku hanya ingin membeli satu jam waktu ayah. Ayah pernah berkata bahwa satu jam ayah bernilai 500 dollar."




Duh, jadi pingin nangis lagi hehee
Yep, pokoknya cerita dalam film ini komplit, bisa membuat kita kertawa bahkan sampai nangis nggak ketulungan. :)

Yang aneceritakan diatas hanya sebagian keciil gan! Masih banyak sekali kisah-kisah menarik di dalamnya. Seperti kisah ayah Chengcai yang rela mati demi anaknya (ini juga bikin nangis! TnT), ada juga cerita guru mandarin yang suka "memaksakan" murid-muridnya bisa bahasa mandarin, dan masih banyak lagi!! :D

Film keluarga sih. tapi menurut ane, kurang bagus untuk adik-adik kecil. Karena ada adegan keroyokannya .hehee

Nha, lho! Penasaran kan? Makannya nonton! Dijamin deh, ada manfaatnya :)

Film ini cocok untuk para pelajar dan terutama para orang tua yang sibuuuuuuk sekali! (semoga tidak ada. amiiin ;).

Ayah/Ibu, sempatkanlah waktu dikiiiiiiiiiiit saja untuk nonton film ini. Sekali-kali refreshing gitu. Hehee. Siapa tahu, setelah nonton film ini, Ayah/Ibu jadi punya banyak waktu untuk anak. Amiin :)

Oiya. Untuk penutup ada kata-kata yang sempat ditonjolkan dalam film ini
"Anak itu seperti motor. Kita harus tahu, kunci apa yang tepat, agar kita dapat membuatnya berjalan."

Dan kunci itu adalaah...
Jeng-jeng-jeeeeng.
setelah pesan-pesan yang berikut ini..

wkkwkw
*nonton ya ;)


selamat mengambil manfaat :D


Wassalamu'alaikum!!


lihat juga post ini mungkin ada kaitanya ^u^

0 comments:

Posting Komentar